Departemen Agama Kabupaten

Departemen Agama Kabupaten

Departemen Agama Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memberangkat kembali

sebesar 110 himpunan calon haji ditambah 2 orang aparat, Kamis( 6 atau 6).

Himpunan calon haji yang tercampur pada kloter JKS 58 itu ialah gelombang terakhir pemberangkatan dari Kabupaten Cianjur.

Kepala Subbagian Eksekutor Haji serta Umrah Kantor Departemen Agama

Kabupaten Cianjur, Rian Fauzi, berkata himpunan calon haji kloter 58

dilepas di laman Mes Haji Komplek Kantor Kemenag Kabupaten Cianjur

dekat jam 13. 00 Wib. Mereka diperkirakan datang di Embaraksi Bekasi

dekat jam 19. 00 Wib.

” Ini ialah kloter terakhir pemberangkatan dari Kabupaten Cianjur,” tutur Rian, Jumat( 7 atau 6).

Para himpunan calon haji telah sedia pergi serta dalam situasi segar. Rian memohon berkah dari seluruh warga Kabupaten Cianjur supaya himpunan calon haji dapat melakukan seluruh susunan ibadah sepanjang terletak di tanah bersih.

” Kita pula doakan seluruh himpunan haji dapat balik ke Cianjur dalam kondisi segar serta tidak terdapat yang tewas bumi. Pastinya dapat menyandang titel haji yang mabrur serta mabrurah,” jelas Pimpinan Panitia

Eksekutor Ekspedisi Ibadah Haji Wilayah( PPIHD) Kabupaten Cianjur itu.

Jumlah himpunan calon haji Kabupaten Cianjur tahun ini sebesar 1. 436 orang. Mereka dipecah jadi 4 kloter.

Departemen Agama Kabupaten

Pada gelombang awal ada kloter JKS 07 serta JKS 22 dengan jumlah

tiap- tiap himpunan sebesar 440 orang. Seusai agenda, kloter JKS 07

pergi pada 13 Mei 2024. Sedangkan kloter JKS 22 pergi pada Selasa( 21 atau 5).

Sedangkan pada gelombang kedua terdiri dari kloter JKS 47 yang pergi 1 Juni 2024 dengan jumlah himpunan sebesar 440 orang. Kloter JKS 58 sebesar 112 orang yang diberangkatkan pada 6 Juni 2024 ialah kombinasi dengan himpunan Bekasi serta Kota Cimahi.

Temperatur panas

Rian mengimbau para himpunan haji tidak mendesakkan diri beraktifitas di luar susunan ibadah haji. Alasannya, dikala ini temperatur hawa di Arab Saudi menggapai 42- 46 bagian celcius.

Imbauan itu tidak terbebas sebab dalam durasi dekat pucuk ibadah haji hendak dilaksanakan. Sebab itu, situasi kesehatan para himpunan haji wajib senantiasa terpelihara dengan bagus.

” Pucuk ibadah haji itu pada 9 Dzulhijah. Mereka hendak beranjak ke

Arafah, setelah itu ke Muzdalifah, serta esok Mina. Itu menginginkan raga serta kesehatan yang prima. Sebab itu kita mengimbau dapat piket kesehatan serta kurangi kegiatan kelewatan,” pungkasnya.

Ikn kini menjadi bandar terluas di indonesia => https://tanamrejeki.info/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *